Loading...

6 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memutihkan Gigi

Beberapa jenis makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap harinya ternyata dapat membuat gigi jadi kusam. Beberapa yang bisa menyebabkan warna gigi jadi kuning kusam misalnya terlalu sering minum kopi hitam atau teh bahkan makan permen lolipop juga bisa menyebabkan gigi menguning.

Mempunyai gigi putih tentu lebih membahagiakan daripada gigi kusam atau kuning. Karena dengan gigi putih kita jadi lebih percaya diri saat tersenyum. Bahkan untuk mendapatkan gigi putih, tak jarang orang yang mengambil cara praktis dengan cara memutihkan gigi.

Namun perlu Anda ketahui, sebelum memutihkan gigi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan Seperti yang dikutip dari Best Health, Minggu (7/4/2013).

loading...

1. Kandungan pemutih gigi
Produk pemutih gigi dirancang untuk mengembalikan email gigi dan menghilangkan sisa-sisa kotoran pada gigi. Pemutih gigi mengandung hidrogen peroksida (cairan tak berwarna kental stabil bersifat pengoksidasi kuat yang digunakan dalam beberapa desinfektan dan pemutih).

2. Sensitif atau tidak
Setiap orang memiliki sensitivitas berbeda pada gigi. Ada yang tidak terlalu sensitif dan ada yang sangat sensitif.

Jika gigi Anda sensitif, ada efek samping yang mungkin terjadi setelah memutihkan gigi, seperti iritasi pada gusi, kepekaan (ngilu) sementara, serta nyeri pada gigi. Namun, itu juga tergantung pada produk pemutih gigi yang dipakai.

Jadi, berhati-hati sebelum memutihkan gigi. Berkonsultasi dulu pada dokter dan ceritakan kondisi gigi agar tidak salah gunakan produk.

3. Tidak merusak email gigi
Satu hal yang tidak akan terjadi, terutama dalam jangka pendek, pemutih gigi tidak merusak email gigi.

Dr Bruce Ward, seorang dokter gigi di North Vancouver, mengatakan, “Tidak ada bukti kerusakan (email gigi) dalam jangka pendek.”

Belum diketahui juga apakah dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan email gigi.

4. Tidak aman untuk orang tertentu
Meski memutihkan gigi dianggap aman, tapi tidak bagi orang-orang tertentu. Dilarang untuk wanita hamil atau menyusui, remaja yang masih memiliki gigi susu, dan orang-orang yang mempunyai penyakit gusi atau gigi sensitif.

5. Tidak bertahan selamanya
Pemutih gigi tidak akan bertahan selamanya. Jadi, sebelum merasa tertipu, konsultasi dulu pada dokter gigi.

“Kami bisa memberitahu tentang solusi dan semua produk yang tersedia sehingga psien bisa memutuskan yang tepat,” kata Sally Lloyd, dokter kebersihan gigi di Calgary.

Lloyd juga menambahan kalau meningkatkan teknik menyikat gigi atau membersihkan karang setiap enam bulan, kadang bantu membuat gigi terlihat lebih putih.

6. Cara lain memutihkan gigi
Jika pada akhirnya mengurungkan niat memutihkan gigi, ada cara lain yang bisa dilakukan. Mungkin pernah mendengar formula pemutih buatan sendiri, seperti jus lemon, baking soda, atau potongan strawberry. Namun, itu bukan ide yang baik. Para ahli berpendapat semuanya itu hanya memandikan gigi dengan asam.

“Gigi Anda bisa lebih sensitif bahan menghilangkan beberapa struktur gigi,” ungkap Ward.

Untuk menjaga gigi tetap putih, bisa dengan menyikat gigi segera setelah mengonsumsi penyebab noda, seperti kopi, teh, permen lolipop, atau pie blueberry. Lebih baik konsumsi susu dibanding kopi hitam. Terlebih lagi bagi perokok, segera berhenti. Karena noda pada gigi yang disebabkan rokok hampir tidak mungkin hilang.

Loading...

Hasil pencarian:

apakah gigi kuning adalah keturunan?, gigi kuning keturunan, Mutih kan gigi dengan timun
6 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memutihkan Gigi | inicarak | 4.5