Loading...

7 Gejala dan Ciri-ciri Orang yang Kena Rematik dan Cara Mengobatinya

Gejala rematik mungkin sulit diketahui oleh orang lain. Akan tetapi bagi mereka yang menderitanya, ciri-ciri penyakit rematik ini sangat mudah dirasakan. Salah satunya adalah sakit pada persendian.

Rematik (Rheumatoid Arthritis) adalah sekelompok penyakit yang menyerang berbagai organ dan jaringan tubuh seperti tulang, sendi, otot, bahkan darah atau organ tubuh lainnya. Rematik bisa disebabkan karena kegemukan dan peradangan. Peradangan dalam hal ini terjadi karena kelebihan hasil metabolisme purin yang tertimbun di persendian.

Nyeri persendian merupakan salah satu gejala rematik yang banyak diabaikan orang. Hal ini karena masih banyak yang belum mengetahui apa gejala penyakit rematk.

loading...

Gejala dan Ciri-ciri Orang yang Menderita Penyakit Rematik

Memang tidak mudah untuk mendiagnosisi penyakit rematik, karena gejala yang muncul kadang hampir sama dengan penyakit lainnya. Sebagai informasi, berikut ini adalah beberapa gejala penyakit rematik (rheumatoid arthritis) yang perlu diperhatikan, seperti yang dikutip dari liputan6 :

1. Cedera
Banyak orang yang menganggap cedera seperti terkilir sebagai hal yang bukan serius. Padahal ini bisa jadi juga sebagai gejala dari penyakit rematik. Rheumatologis di rumah sakit khusus bedah di New York City, Lisa A. Mandl, MD, MPH mengatakan hal ini kerap terjadi pada orang-orang berusia muda. “Kondisi ini lebih umum trejadi pada orang berusia muda,” ujarnya.

2. Mati Rasa atau Kesemutan
Salah satu gejala rheumatoid arthritis adalah carpal tunnel syndrome, ditandai dengan kesemutan di pergelangan kaki dan tangan. Adanya sensasi pada tangan atau kaki terjadi karena pembengkakan di lengan. Rasa nyeri akan lebih buruk terjadi pada malam hari, sebaiknya lakukan pengompresan pada tangan atau kaki yang cedera.

2. Masalah Kaki
Peradangan rematik terkadang terjadi pada kaki bagian depan. Wanita yang menggunakan high heels yang sering mengeluhkan rasa sakit karena adanya tekanan pada kaki bagian depan.

Beberapa penderita rematik juga bisa merasakan rasa sakit di tumit akibat plantar fasciitis, yakni gangguan kaki umum yang disebabkan oleh pembengkakan jaringan di bagian bawah kaki dekat tumit.

3. Masalah mata
Penderita rematik juga berisiko menderita Sindrom sjogrens yaitu gangguan autoimun yang bisa menyebabkan kekeringan pada mata, mulut, hidung, tenggorokan atau kulit. hal ini diakibatkan peradangan.

Kebanyakan orang yang mengalami mata kering berkonsultasi ke dokter mata untuk mengetahui penyebabnya, tapi Dr Mandl merekomendasikan untuk juga berkonsultasi dengan spesialis reumathologi jika gejala belum juga menghilang.

4. Rasa pegal pada sendi
Salah satu gejala yang paling dominan dari rematik adalah rasa sakit pada sendi. Tidak sedikit yang berpikir rasa sakit ini terjadi akibat kelelahan atau osteoarthritis (pengeroposan tulang – jenis arthritis yang umum di usia lanjut).

Nyeri sendi biasanya berlangsung lebih dari seminggu. Hal ini juga bisa mempengaruhi tangan, kaki, lutut ikut merasakan nyeri di waktu yang bersamaan.

5. Kaku di pagi hari
Karakteristik lain dari rheumatoid arthritis adalah rasa kaku pada sendi di pagi hari. Ini juga merupakan masalah umum pada penderita osteoartritis, yang bisa menyebabkan rasa sakit setelah beraktivitas lama, seperti tidur.

Perbedaan antara osteoartritis dengan rematik adalah lamanya waktu rasa sakit. Pada osteoarthritis biasanya berkurang dalam waktu sekitar setengah jam sementara pada penderita rematik membutuhkan waktu yang lebih lama.

6. Sendi terkunci
Orang dengan gangguan rematik bisa jadi terkadang mengalami seperti sendi terkunci, terutama di lutut dan siku. Hal ini terjadi karena ada begitu banyak pembengkakan tendon di sekitar sendi sehingga sendi tidak bisa menekuk. Hal ini bisa menyebabkan kista di belakang lutut yang dapat membengkak dan menghambat pergerakan.

7. Nodul
Nodul atau benjolan yang tumbuh di kulit dekat dengan persendian yang terkena rematik, biasanya sering muncul di belakang siku.

Pada penderita rematik stadium lanjut akan membuat si penderita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya menurun.

Cara Mengobati Rematik dengan Cepat

Bilah sudah terlanjur, mau tidak mau anda harus minum obat rematik resep dokter. Misalnya saja ibuprofen, naproxen, natrium diklofenak, piroksikam dan indometasin. Bila tidak, maka anda bisa coba meramu sendiri obat rematik alami dan tradisional. Beberapa bahan obat alami yang bisa dicoba misalnya daun dandelion, jahe atau lengkuas.

Untuk lengkuas, anda bisa meramunya dengan memarutnya. Ambillah beberapa potong jari rimpang lengkuas yang masih segar. Sebelum diparut cuci dulu sampai bersih. Hasil perasannya bisa digunakan untuk menggosok bagian tubuh yang terasa sakit atau nyeri.

Seperti pada jenis penyakit lainnya, ada juga pantangan untuk penderita penyakit rematik agar tidak sering kambuh. Misalnya saja terutama adalah jeroan seperti usus, hati dan ampela. Kemudian makanan kalengan dan yang bersantan juga ada baiknya untuk dihindari.

Sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kangkung dan daun singkong juga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Terutama bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering. Aktivitas seperti mandi di malam hari, mengangkat beban terlalu berat juga tidak dianjurkan dilakukan sebagai cara untuk mencegah penyakit rematik kambuh.

Loading...

Hasil pencarian:

ciri ciri rematik, Gejala rematik, ciri rematik, penyebab rematik di usia muda, ciri2 rematik, ciri ciri penyakit rematik, tanda tanda rematik, tanda rematik, ciri penyakit rematik, gejala rematik pada tangan, Ciri pisik dubur yang pernah disodomi, ciri mantan kekasih yg dendam, ciri kena rematik, gejala re, ciri ciri mantan balas dendam
7 Gejala dan Ciri-ciri Orang yang Kena Rematik dan Cara Mengobatinya | inicarak | 4.5