Loading...

Cara Melakukan Deteksi Dini Kanker Rahim

Kanker leher rahim atau yang disebut juga dengan istilah kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Biasanya kanker ini bisa hadir dengan ciri adalah adanya pendarahan vagina, namun demikian gejala kanker ini tidak bisa terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih jauh.

Untuk saat ini ada beberapa pilihan cara mendeteksi dini dari kanker serviks, demikian menurut Dr. dr. Junita Indarti, SpOG dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM, seperti yang dikutip dari Okezone. Dr. Junita menjelaskan bahwa secara umum, deteksi dini kanker serviks dibagi menjadi dua, yaitu pemeriksaan sitologi dan pemeriksaan HPV.

Dr. Junita menjelaskan lebih lanjut bahwa pemeriksaan sitologi bertujuan untuk mendeteksi perubahan sel serviks akibat radang atau perubahan sel ke arah keganasan. Pemeriksaan sitologi ini dibagi menjadi dua, yaitu Papsmear Konvensional dan LBC (Liquid-Based Cytology).

loading...

“Papsmear meruapakn tes skrining yang paling banyak dilakukan, dan bertujuan mendeteksi dini lesi prakanker serviks dan infeksi HPV,”ujarnya pada “Diskusi Kanker Serviks, Be Aware, Smart and Protected from Cervical Cancer” di Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 25 Januari 2014.

Sedangkan pemeriksaan HPV, menurut Dr. Junita bertujuan untuk mendeteksi adanya infeksi HPV, bahkan sebelum terjadinya perubahan sel serviks. Bahkan, dia mengatakan bahwa bahan pemeriksaan diambil dari spesimen yang sama dengan pemeriksaan sitologi berbasis cairan.

“Pemeriksaan infeksi HPV mempunyai sensitivitas yang tinggi dalam mendeteksi lesi pra-kanker, terlebih bila dilakukan sekaligus bersama papsmear, hasilnya lebih akurat mendekati 100 persen,” tutupnya.

Loading...
Cara Melakukan Deteksi Dini Kanker Rahim | inicarak | 4.5