Loading...

Cara Membuat CV: Yang Tidak Perlu Disertakan Saat Membuat CV

Curriculum Vitae yang lebih akrab kita sebut dengan CV, ada juga yang menyebutnya dengan resume atau dalam istilah indonesia disebut daftar riwayat hidup adalah suatu halaman yang berisi tentang data pribadi, background sekolah, pengalaman kerja dan lain sebagainya yang ditujukan untuk melamar suatu pekerjaan.

Dalam membuat curriculum vitae untuk melamar pekerjaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar CV yang anda kirimkan tidak berakhir ditempat sampah. Berikut ini adalah lima hal yang tidak perlu anda sertakan dalam membuat CV.

1. Informasi pribadi
Tidak ada perlunya mencantumkan status pernikahan, selera seksual, jumlah anak, agama, atau afiliasi politik dalam CV. Jika kamu punya blog, bolehlah masukkan URL bila memang ada hubungannya dengan pekerjaan. Jangan masukkan nomor SIM — bila CV Anda ditolak, informasi pribadi Anda bisa disalahgunakan oleh orang tak bertanggungjawab.

loading...

2. Objektif atau tujuan
Memang ada masanya ketika para pencari kerja merasa perlu menuliskan tujuan atau bayangan pekerjaan mereka. Ini memang bagus bagi para pencari kerja, tapi membuang-buang waktu perusahaan. Kenapa? Soalnya mereka justru sedang mencari seseorang yang bisa memenuhi kriteria mereka (bukan sebaliknya). Anda boleh-boleh saja menuliskan objektif, tapi cukup save di komputer.

3. Pengalaman/kegiatan yang tak berhubungan
Tiada tempat bagi pengalaman kerja Anda yang tidak berhubungan, keanggotaan klub, atau hobi Anda dalam CV.

4. Gaji yang diinginkan
Diskusi gaji lebih baik dilakukan seiring proses rekrutmen. Jika Anda memang diminta menuliskan rentang gaji yang diinginkan, tuliskan rentangnya selebar mungkin dan bersiap-siaplah untuk negosiasi.

5. Kelemahan
Dalam wawancara kerja, sering kali kita ditanya apa kelemahan kita. Tapi itu bukan berarti kita boleh lebih dahulu memberi tahu pihak perusahaan. Fokuslah pada kelebihan Anda.

Loading...
Cara Membuat CV: Yang Tidak Perlu Disertakan Saat Membuat CV | inicarak | 4.5