Loading...

Cara Mencegah dan Mengobati Diare Setelah Lebaran

Mencret atau diare menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering muncul dan dialami oleh banyak orang setelah lebaran. Penyebabnya seringkali karena banyak orang yang lupa diri.

Banyaknya menu hidangan yang tersedia membuat seseorang tertarik untuk melahap semua makanan tersebut. Mulai dari makanan yang bersantan, pedas dan lainnya campur satu dalam perut. Selain itu, dengan menu yang begitu banyak, maka akan ada banyak makanan sisa yang biasanya dihangatkan kembali agar tetap dapat dikonsumsi. Padahal dikhawatirkan makanan tersebut sudah terkontaminasi hingga dapat menyebabkan diare.

Orang terkadang tidak memperhatikan bahwa makanan sudah berlendir namun tetap dihangatkan untuk kemudian dikonsumsi lagi. Padahal itu bisa menyebabkan diare. Karenanya, untuk mencegah kemungkinan terkena diare pastikan makanan yang dihangatkan dan dikonsumsi masih dalam keadaan baik agar tidak memengaruhi kerja lambung dan usus.

Cara Mencegah Diare

Ada banyak penyebab diare yang merupakan penyakit yang sering menyerang saat lebaran, mulai dari infeksi kuman, virus dan bakteri, hingga keracunan makanan. Namun pada umumnya penyebab diare yang terjadi setelah lebaran biasanya lebih karena keracunan makanan. Ini terjadi karena kita menyantap berbagai hidangan secara membabi buta sehingga ada saja makanan yang masuk ke dalam pencernaan yang bikin orang jadi diare. Upaya pencegahannya tentu saja dilakukan dengan cara membatasi makanan terutama makanan yang terlalu pedas, mengandung banyak santan, dan terlalu asam. Selain itu juga perhatikan kapasitas lambung jangan diisi terlalu over berlebihan dan biasakan cuci tangan sebelum makan.

Cara Mengobati Diare

Ketika mencret atau diare sudah terlanjur datang menyerang, maka perlu dilakukan tindakan pengobatan sederhana untuk menyembuhkan diare. Misalnya adalah dengan metode pengobatan alami untuk mengatasi diare. Yaitu penderita bisa diberikan air rebusan daun jambu biji.

Manfaat dari pemberian air rebusan daun jambu biji ini adalah dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia colli dan Staphylococcus aureus. Baca juga: Cara Mengobati Diare atau Mencret Secara Alami.

Tubuh penderita yang mengalami diare dan buang air terus-menerus maka akan kehilangan banyak cairan dan mineral dari dalam tubuh. Maka dari itu jangan ragu untuk selalu minum cairan yang mengandung elektrolit seperti air campuran lemon atau air campuran garam dan gula. Selain itu perbanyak pula konsumsi cairan lainnya agar anda terhindar dari dehidrasi.

Penanganan diare yang tepat bisa mencegah dampak lanjutan dari penyakit diare ini, termasuk adalah kemungkinan terjadinya dehidrasi. Gejala dehidrasi, antara lain, lidah kering, dilanda kehausan, kesadaran menurun, badan dingin, nafas cepat dan dalam, lemas, dan sakit kepala. Yang patut diwaspadai, dehidrasi juga bisa membuat penderitanya pingsan.

Jika pertolongan pertama dengan oralit, plus makan seperti biasanya namun kondisi pasien belum juga membaik, maka perlu dirujuk ke dokter atau rumah sakit. Penanganannya, antara lain, pasien akan mendapat cairan pengganti tubuh yang dimasukkan lewat infus.

loading...
Loading...
Cara Mencegah dan Mengobati Diare Setelah Lebaran | inicarak | 4.5