Loading...

Cara Mengetahui Ciri-ciri Daging Sapi Gelonggongan

Di bulan suci Ramadhan biasanya permintaan akan daging sapi selalu meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Oleh karena itu kemudian banyak yang memanfaatkan momen tersebut dengan menjual daging sapi gelonggongan.

Daging gelonggongan adalah daging yang sebelum disembelih terlebih dahulu diminumi air secara berlebihan. Bahkan tak jarang hewan bersangkutan pingsan karena kelebihan minum, baru dipotong. Ini untuk mendapatkan timbangan lebih berat. Sehingga harga jual jadi lebih mahal.

Oleh oknum nakal, daging gelonggongan biasa dijual pada malam hari, mulai pukul 01.00 WIB. Lapaknya juga berpindah-pindah. Untuk itu, pembeli harus berhati-hati dalam membeli daging ketika Ramadhan ini.

loading...

Ciri-ciri dan cara membedakan daging sapi gelonggongan

Sebenarnya daging sapi glonggongan dapat dibedakan dengan daging sapi normal dengan cara melihat pemukaan dagingnya yang selalu basah sampai keserat-seratnya. Daging sapi normal hanya tampak lembap tapi tidak basah. Dan biasanya para pedagang daging sapi glonggongan tidak berani menggantung daging sapi gelonggongnya, karena airnya akan terus menetes sampai daging menyusut normal. Daging sapi glonggongan berwarna merah kepucat – pucatan, sedangkan daging sapi normal berwarna merah tua. Selain itu, harga daging sapi gelonggonggongan juga lebih murah jika dibandingkan dengan harga daging sapi sehat yang normal.

Loading...

Hasil pencarian:

berapa lama merebus daging sapi, berapa lama merebus daging sapi sampai empuk, berapa lama merebus daging agar empuk, berapa lama merebus daging sapi agar empuk, sapi gelonggongan, daging gelonggongan, cara membedakan antara daging gelonggongan dengan daging normal, ciri daging gelonggongan, daging sapi gelonggongan
Cara Mengetahui Ciri-ciri Daging Sapi Gelonggongan | inicarak | 4.5