Ciri-ciri Makanan yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya | IniCaraku.com

Ciri-ciri Makanan yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Banyaknya bahan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya yang dijual di pasaran tentunya membuat masyarakat waswas. Untuk itu, masyarakat selaku konsumen diharapkan mampu mengenali ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya.

Menurut Anton Wibawa, Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Makanan Minuman Dinas Kesehatan, seperti yang dikutip dari tangerangselatankota.go.id, “Secara umum makanan yang mengandung zat berbahaya bisa dikenali dari bentuk fisiknya warna, tekstur dan rasa”.

Menurut Anton, mi basah yang mengandung formalin biasanya mempunyai ciri-ciri yaitu tidak lengket, lebih mengkilap dibanding mi tanpa formalin, dan tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar serta bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat Celcius). Sementara untuk tahu berformalin biasanya sangat kenyal dan tidak rusak selama 3 hari pada suhu kamar.

Makanan berformalin biasanya memang bercirikan lebih keras dibandingkan makanan serupa tanpa formalin. Selain itu, makanan berformalin juga lebih awet. Ikan berformalin biasanya tidak dihinggapi lalat, tidak rusak lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat Celcius. Insangnya juga kemerahan.

Lebih lanjut menurut Anton, makanan yang mengandung boraks biasanya kenyal. Mi dengan boraks tidak lengket dan tidak cepat putus, sedangkan bakso berboraks biasanya cenderung berwarna putih.

Ciri makanan yang menggunakan pewarna rhodamin B dan methanyl yellow biasanya adalah berwarna mencolok cerah dan mengilap, ada gumpalan warna tertentu, sedikit pahit, dan mengakibatkan gatal di tenggorokan.

IniCaraku.com Search form