Loading...

Habis Diselingkuhi, Ini Caranya Mengobati Luka Sakit Hati

Dalam sebuah pernikahan, selingkuh merupakan hal sakral yang harus dihindari sebisa mungkin oleh masing-masing pasangan. Pasalnya, akibat dari selingkuh adalah cukup besar dampaknya terhadap keberlangsungan sebuah hubungan.

Akan ada rasa sakit yang luar biasa yang akan terus tertanam dalam hati pasangan yang diselingkuhinya. Bahkan mungkin rasa sakitnya mengalahkan sakit karena tertusuk tajamnya pisau.

Kemarahan akibat mengetahui pasangan selingkuh seringkali membuat kita menjadi kalap dan tidak bisa berpikir panjang. Tidak jarang kata cerai akhirnya terucap. Namun sebelum hal ini terjadi, ada baiknya untuk memikirkan dampaknya terhadap orang lain, anak-anak dan keluarga besar misalnya. Sementara itu anda sendiri juga tidak tahu bagaimana caranya untuk melupakan kesalahan fatal yang telah dilakukan suami.

loading...

Cara Mengobati Sakit Hati Karena Terluka Setelah Diselingkuhi

Dikutip dari laman Redbook, sebenarnya setelag usai badai perselingkuhan terjadi, masih ada jalan bagi anda dan pasangan untuk mempertahankan pernikahan. Masih ada cara untuk bangkit lagi setelah diselingkuhi oleh pasangan. Bagaimana caranya?

Pertama
Masing-masing dari kedua belah pihak harus menyadari bahwa proses penyembuhan membutuhkan waktu yang panjang. Seberapa lama? Sepanjang waktu yang dibutuhkan wanita untuk sembuh dari trauma.

Sementara untuk pasangan yang selingkuh, suami misalnya, dia juga harus mengerti bahwa hal ini bukanlah hukuman untuknya, melainkan lebih untuk mengembalikan perasaan aman dan kenyamanan emosional pasangan terhadap pernikahan yang dijalani bersama.

Kedua
Sebagai seorang istri anda juga harus menyadari bahwa perselingkuhan ini bukan sekadar apa yang diinginkan suami dari wanita idaman lain. Ini tentang betapa si Dia menyukai seperti apa dirinya ketika ia terlibat perselingkuhan tersebut.

Ketiga
Anda harus menyadari bahwa anda tidak bisa terlibat “saling tuding kesalahan siapa” selamanya. Kesalahan yang dilakukan pasangan dalam sebuah hubungan mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh wanita. Dan pada saat yang sama, wanita selalu ingin memperingatkan rasa sakit yang telah disebabkan Sang Suami, sehingga ini mengesankan penolakan. Ketidakmampuan wanita untuk melepaskan rasa sakit ini sebenarnya mendorong terjadinya perselingkuhan yang lain. Di titik tertentu, yang perlu anda lakukan adalah melepaskan rasa sakit tersebut dan memaafkan.

Keempat
Berbagai cara perlu anda lakukan menjaga kepercayaan diri dan mengembalikan harga diri. Cobalah bangun kembali komunikasi dengan rekan dan sahabat, memiliki pekerjaan, atau melakukan sesuatu yang membuat anda berarti bagi orang lain selain dalam pernikahan saja.

Kelima
Apapun perkataan yang dilontarkan setelah terbukti berselingkuh, pria seharusnya meminta maaf tanpa alasan apapun. Jika pria mengatakan, “Maafkan aku, tapi aku melakukannya karena…” , ini bukanlah pertanda baik.

Ini berarti suami Anda meminta pertanggung jawaban Anda juga sebagai penyebab perselingkuhannya. Sementara dia sama sekali tak bertanggungjawab. Jika suami ingin melupakan masa lalu, yang sebenarnya perlu dilakukan adalah bicara. Dan kebanyakan pria menghindari hal tersebut.

Keenam
Nyatakan apa yang sebenarnya dirasakan. Ini sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan. Kebenaran berlaku pula pada Si Pembuat Kesalahan. Jika perselingkuhan telah berlangsung 3 tahun, ya, katakan saja sebenarnya. Jika istrinya kemudian mengetahui kebohongan tersebut, ini malah jadi kemunduran dalam sebuah hubungan. Dalam satu sesi konseling, Anda berdua harus benar-benar jujur dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Ketujuh
Atur irama kembali. Kebanyakan wanita selalu tergoda untuk mendramatisasi momen perseteruan dengan mengingatkan kembali kesalahan yang telah lalu. Satu tugas penting suami dalam hal ini, membiarkan Anda bertanya semua pertanyaan soal perselingkuhannya dan menjawabnya. Setelah itu, tutup rapat masa lalu sebagai sebuah kesalahan yang tidak perlu diungkit lagi.

Kedelapan
Suami perlu berubah lebih mendukung secara emosional pada istri. Karena kembali ke perilaku normal saja tidak cukup, karena telah ada cedera di dalam pernikahan. Suami harus lebih banyak menunjukkan rasa sayang dan perhatian kepada istri.

Termasuk adalah dengan lebih sering memberi hadiah dan membantu pekerjaan rumah. Suami perlu menerima kemarahan istrinya. Bukan mengembalikan situasi padanya, tapi benar-benar mendengarkan istrinya.

Kesembilan
Suami juga perlu membangun kepercayaan dengan bertindak jujur dan dapat dipercaya, sembari membiarkan istri melakukan hal yang sudah barang tentu tak Anda sukai. Misalnya, membiarkan istri selalu menelepon saat suami pulang terlambat, memeriksa telepon genggam, dan sebagainya.

Suami mungkin marah namun perlu melihat hal ini sebagai momen yang berbeda. Ini adalah konsekuensi sebagai seorang suami yang telah menyakiti istri dan ingin membantu istrinya sembuh dari trauma.

Loading...
Habis Diselingkuhi, Ini Caranya Mengobati Luka Sakit Hati | admin | 4.5