Loading...

Mengenal Lebih Dekat Keputihan, Si Pengganggu Wanita

Keputihan adalah salah satu jenis gangguan pada organ intim yang paling banyak dialami oleh wanita. Walau keputihan adalah hal yang biasa pada wanita, namun keputihan bisa menyebabkan masalah yang serius bila tidak ditangani dengan tepat.

Ciri-ciri Keputihan

Ada dua jenis keputihan, yaitu normal dan abnormal. Keputihan normal atau fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Sementara itu disebut keputihan abnormal atau patologis bila keputihan disertai juga dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar.

Ciri-ciri keputihan yang normal diantaranya adalah tidak berbau busuk, berupa lendir bening, tidak gatal. Sementara keputihan yang sebaiknya wanita waspadai sebagai gejala suatu penyakit jika memiliki ciri berwarna kuning atau kehijauan atau abu-abu, berbau amis atau busuk, gatal, jumlahnya banyak terkadang sampai menyebabkan keluhan berkemih.

loading...

Ragam Penyebab Keputihan

Keputihan yang abnormal biasanya disebabkan infeksi oleh bakteri, virus, jamur maupun parasit. Keputihan yang disebabkan bakteri diantaranya gonorrhea biasanya memiliki gejala yaitu jumlah cairannya banyak, bercampur nanah, bisa disertai nyeri berkemih, ada iritasi atau kemerahan pada vagina dan mulut rahim.

Keputihan karena kuman ini sangat menular dan jika tidak diobati bisa menyebabkan infeksi di daerah panggul sampai kemandulan.

Bakteri lain penyebab keputihan adalah bacterial vaginosis dan gardnerella. Ciri-cirinya yaitu:

  • Biasanya berbau amis
  • Gatal
  • Berwarna abu-abu
  • Tidak kental

Kuman ini awalnya adalah kuman normal di vagina. Namun karena faktor turunnya keasaman vagina akibat hormon, kehamilan atau pemakaian antiseptik berlebihan, maka kuman ini menjadi berlebihan dan menyebabkan penyakit.

Keputihan yang disebabkan karena parasit salah satunya adalah trichomonas vaginalis, parasit ini memiliki ciri keputihan antara lain:

  • Berwarna kuning atau kehijauan
  • Berbuih
  • Berbau amis
  • Tidak gatal

Trichomonas sering menyebabkan radang panggul yang bisa mengakibatkan kemandulan akibat kerusakan saluran tuba.

Selain bakteri, jamur juga sering menyebabkan keputihan yaitu dengan tanda-tanda sebagai berikut:

  • Terasa gatal
  • Cairannya kental
  • Berwarna kuning kehijauan menggumpal

Keputihan Jangan Diabaikan!

Keputihan yang abnormal jika dibiarkan maka infeksinya akan naik ke alat reproduksi yaitu rahim dan saluran tuba yang dapat menyebabkan infeksi panggul dan kerusakan organ reproduksi yang pada kemudian hari menyebabkan kemandulan. Jika kondisi tubuh menurun, infeksi ini dapat menyebar ke organ tubuh sekitarnya dan bisa sampai kondisi infeksi berat atau sepsis.

Pada pasien yang sedang hamil, tentu saja keputihan dapat menyebabkan infeksi pada mulut rahim yang berakibat kontraksi prematur. Infeksi pada ketuban bisa menyebabkan ketuban pecah dini dan infeksi pada janin.

Keputihan yang tidak normal memang merupakan suatu gejala penyakit tertentu. Oleh sebab itu sebaiknya jika merasa keputihan dalam jumlah yang banyak, berbau, gatal atau berwarna seperti abu-abu kuning kehijauan atau putih kental, sebaiknya andas segera memeriksakan diri ke dokter.

Biasanya akan dilakukan pemeriksaan jika ditemukan:

  • Apakah ada warna kemerahan atau tidak.
  • Ada atau tidaknya kutil kelamin.
  • Ada atau tidaknya luka pada alat kelamin luar.

Setelah diperiksa lalu dilakukan pengambilan sekret vagina untuk dilihat kemungkinan penyebabnya. Jika sekret tidak banyak, maka dapat dilakukan papsmear. Tapi kalau sekret banyak maka papsmear ditunda setelah pengobatan. Keputihan yang lama bercampur darah dan berbau busuk harus dicurigai sebagai suatu kanker mulut rahim yang disebabkan virus HPV Oncogenik. Perlu diingat kanker adalah suatu proses yang kronik maka pencegahannya adalah papsmear berkala.

Cara Mengobati Keputihan

Terapi keputihan tentu saja disesuaikan dengan penyebabnya apakah jamur, bakteri atau parasit dan sejauh mana komplikasi yang timbul apakah menyebar ke organ lain misalnya saluran kemih. Jika setelah pengobatan belum sembuh juga, biasanya dilakukan kultur untuk melihat obat yang sesuai. Pada pasangan yang aktif secara seksual, pasangan pun sebaiknya diperiksa dan diobati agar tidak berulang.

Loading...
Mengenal Lebih Dekat Keputihan, Si Pengganggu Wanita | inicarak | 4.5