Penyebab Gatal di Anus atau Dubur | IniCaraku.com

Penyebab Gatal di Anus atau Dubur

Penyebab gatal di area anus, lubang pantat atau dubur ada banyak. Gatal anus menyebabkan kulit sekitar anus memerah, peradangan, rasa terbakar, nyeri, berdarah, dan akan terjadi infeksi bila terus digaruk.

Beberapa penyebab rasa gatal disekitar area anus, lubang pantat atau dubur adalah

  • Alergi pelembab atau bahan pembersih meningkatkan kemungkinan infeksi pada anus, seperti ragi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus atau HIV
  • Iritasi bahan kimia dalam makanan, seperti yang ditemukan dalam rempah-rempah, saus panas dan paprika
  • Iritasi dari air yang kontinu di anus yang disebabkan oleh sering mengalami kotoran cair, diare atau sering buang air besar dalam jumlah kecil (inkontinensia tinja)
  • Saluran abnormal (fistula) dari usus kecil atau usus besar pada kulit di sekitar anus dapat terbentuk sebagai akibat dari penyakit, seperti penyakit Crohn, dan fistula ini memberikan cairan yang mengiritasi daerah dubur
  • Pengobatan dengan antibiotik yang dapat menyebabkan infeksi jamur dan iritasi pada anus
  • Psoriasis (penyakit kulit yang mengalami proses pergantian kulit terlalu cepat)
  • Pertumbuhan kulit dubur yang tidak normal
  • Adanya cacing pita dan kremi
  • Wasir
  • ‘Air mata’ dari kulit dubur (fissures)

Biasanya rasa gatal pada anus ini akan semakin parah pada saat Anda buang air besar atau pada malam hari. Dan ini lebih sering terjadi pada orang-orang yang menderita obesitas, berkeringat banyak dan memakai pakaian yang ketat. Tapi hindarilah menggaruknya, selain memperparah peradangan, hal itu juga dapat menyebabkan infeksi.



IniCaraku.com Search form