Loading...

10 Alasan yang Mungkin Jadi Penyebab Pasangan Sulit Punya Anak Meski Sudah Lama Menikah

Tujuan utama dari pernikahan sebenarnya tentulah untuk mendapatkan keturunan atau anak yang halal. Tapi tidak sedikit pasangan yang hingga usia pernikahan sudah cukup lama tidak juga kunjung muncul tanda-tanda kehamilan dari si istri.

Cap sebagai wanita yang mandul pun tidak jarang terarah kepada sang istri. Padahal, penyebab sulit memiliki anak ini tidak melulu dari pihak istri. Bisa jadi juga penyebabnya adalah dari suami. Atau mungkin karena aktivitas seksual yang kurang sehingga menyebabkan peluang kehamilan menjadi lebih kecil.

Pada akhirnya, tidak sedikit pasangan yang telah lama menikah akhirnya harus mengeluarkan uang cukup banyak, baik sekedar untuk berkonsultasi ataupun biaya prosedur dalam mendapatan anak.

loading...

Namun sebelum pada akhirnya anda harus mengeluarkan biaya besar untuk proses lebih jauh dalam “membuat anak”, lebih baik untuk terlebih dahulu memperhatikan ulang mengenai apa yang anda dan pasangan telah lakukan selama ini. Pasalnya, bisa jadi anda dan pasangan telah melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa jadi penyebab sulit memiliki anak. Apa sajakah itu?

Alasan, yang Sangat Mungkin Bisa Jadi Penyebab Anda dan Pasangan Sulit Memiliki Anak

Mungkin tanpa anda dan pasangan sadari bahwa selama ini telah melakukan beberapa kesalahan dalam proses dan cara agar bisa memiliki anak. Beberapa kesalahan tersebut misalnya saja:

1. Tidak cukup seks
Kurangnya aktivitas seksual sangat memungkinkan anda dan pasangan melewatkan masa subur istri. Karena itu, lakukan hubungan seksual secara rutin. Terutama saat istri tengah dalam masa subur sebelum ovulasi.

Masa subur wanita biasanya terjadi 12 – 16 hari sebelum masa haid berikutnya. Artinya, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Akan tetapi ini berlaku bagi wanita yang mempunyai siklus haid teratur 28 hari.

Ada baiknya bila anda dan pasangan berkonsultasi pada tim medis yang lebih ahli untuk mengetahui bagaimana cara menghitung masa subur untuk meningkatkan peluang kehamilan.

2. Terlalu banyak seks

Meski ada anjurkan untuk meningkatkan intensitas seksual, namun demikian bila aktivitas ini terlalu banyak dan sering dilakukan juga bisa berpotensi buruk pada menurunnya kualitas sperma pria.

Melakukan seks berkali-kali dalam sehari atau setiap hari akan menyebabkan sperma pria mengalami kelelahan. Bila ini terjadi tentunya akan mengganggu kemampuan masing-masing sel sperma untuk terus berenang menuju sel telur.

Jadi momen dengan peluang terbesar mendapatkan anak yang terbaik adalah lakukan saat masa subur wanita datang.

3. Posisi hanya mitos
Apapun posisi yang anda dan pasangan lakukan selama berhubungan intim tetap memberikan peluang kehamilan. Karena saat pria mengalami ejakulasi, sperma akan berenang melewati rahim menuju tuba falopi, ini hanya membutuhkan waktu tanpa dipengaruhi posisi bercinta.

Karena itu anda tidak perlu mencoba posisi aneh dari apa yang pernah dibaca untuk bercinta agar bisa cepat mendapatkan anak. Akan lebih baik bila anda melakukan sesi bercinta yang menurut anda dan istri nyaman.

4. Masalah ada pada wanita
Masalah sulitnya mendapatkan anak tidak selalu karena adanya masalah pada wanita. Bisa jadi ini dikarenakan oleh pihak pria.

Banyak yang berpikir bahwa ketika pria bisa mengeluarkan mani itu tandanya dia subur. padahal belum tentu.

Meski sebagian dari kasus ketidaksuburan berasal dari wanita, namun 40 persennya terkait kondisi sang pria, dan sisanya bisa keduanya atau hal lainnya.

5. Melewatkan masa ovulasi

Mengetahui masa anda berovulasi bisa sangat menipu. Kebanyakan mengikuti buku bahwa ovulasi terjadi 14 hari setelah hari pertama menstruasi. Namun kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Wanita harus memperhatikan dirinya. Selama beberapa hari sebelum ovulasi terjadi, maka akan ada peningkatan jumlah benda putih mirip telur yang keluar.

Kebanyakan dari wanita melewatkan masa tersebut dan seringkali menebak masa ovulasi yang salah. Daripada salah dalam menebak masa ovulasi, akan lebih baik bila menggunakan alat pendeteksi kesuburan yang bisa memberikan hasil lebih akurat.

6. Seks saat ovulasi
Bila istri belum juga bisa hamil walaupun perhitungan tentang masa ovulasi sudah tepat, dan melakukan hubungan seksual di hari yang tepat juga, hal ini bisa jadi karena aktivitas seksual yang dilakukan sudah terlambat.

Penting untuk diketahui, bahwa sel telur hanya bisa dibuahi 24 jam setelah ovulasi. Sementara itu sperma hanya bisa bertahan tiga hingga lima hari di rahim. Sehingga para pakar mengatakan melakukan hubungan seks beberapa hari sebelum ovulasi menjadi peluang besar terjadinya pembuahan.

7. Menggunakan pelumas
Gel pelumas sebagian besar tidak baik untuk sperma dan membuatnya mandul. Karena itu anda dan pasangan patun untuk berpikir ulang lagi ketika menginginkan menggunakan pelumas.

Kalaupun tetap menginginkan untuk menggunakan pelumas, sebaiknya gunakan jenis pre-seed ataupun sperm-friendly. Atau anda juga bisa menggunakan yang berbahan alami, olive oil, vegetable oil, baby oil, atau egg whites.

8. Buru-buru ke dokter

Jangan buru-buru pergi ke dokter. Anda masih harus bersabar ketika sudah mencoba mencoba selama tiga bulan namun belum juga membuahkan hasil. Karena bahkan dalam kondisi ideal, pasangan yang subur bisa memperoleh hasilnya beberapa bulan sampai akhirnya hamil.

Karena itu bila usia istri anda berada di bawah 25 tahun dengan kondisi tanpa catatan medis apa pun, tetap butuh waktu sekitar setahun untuk dapat hamil.

9. Tidak segera ke dokter

Namun dalam beberapa kasus, pergi segera ke dokter kandungan adalah cara yang terbaik. Ini terutama pada wanita yang sudah berusia 35 tahun atau lebih. Bila anda sudah mencobanya selama beberapa bulan namun tidak juga berhasil, segerala pergi ke dokter.

Kondisi lainnya yang mewajibkan untuk segera pergi ke dokter adalah bila usia istri lebih muda dari 35 tahun namun dengan jadwal menstruasi yang tidak teratur, radang pelvic (PID), atau penyakit lain yang dapat memengaruhi kesuburan.

10. Melalaikan kesehatan umum
Fokus keinginan segera memiliki anak seringkali membuat pasangan lupa akan kondisi kesehatan badannya secara utuh. Karena itu pemeriksaan yang dilakukan hanya terpaku pada kondisi rahim, jumlah sperma, dan tindakan untuk cepat punya anak.

Padahal, masalah berat badan, merokok, stres dan sebagainya juga punya andil besar yang berdampak kepada kesuburan.

Karena itu alangkah baiknya dari kedua belah pihak melakukan pemeriksaan kesehatan keseluruhan dan membahasnya terutama jika terkait dengan kesuburan.

Jangan lupa, bagi pasangan baik pria atau wanita untuk selalu mengonsumsi makanan untuk meningkatkan kesuburan yang bernutrisi tinggi. Dengan konsumsi makanan bernutrisi akan membantu dalam meningkatkan kesuburan sehingga wanita akan bisa cepat hamil.

Loading...

Hasil pencarian:

hari baik untuk menagih hutang com, istri membosankan, hari baik untuk nagih hutang com, hari baik untuk menagih hutang, primbon menagih hutang, hari yg tepat untuk nagih hutang, hari yang baik untuk nagih utang, hari baik untuk nagih hutang, hari yang baik tuk nagih utang, hari baik untuk tagih hutang, hari yang tepat tagih hutang, hari yg baik untuk menagi, hari yg pas untuk nagih hutang, hri yg bgs battagih utang, hari baik menagih hutanh
10 Alasan yang Mungkin Jadi Penyebab Pasangan Sulit Punya Anak Meski Sudah Lama Menikah | admin | 4.5