Loading...

Tips Agar Perut Tidak 'Bernyanyi Keroncongan' Saat Puasa

Biasanya, perut yang kosong akan menimbulkan bunyi sebagai tanda lapar. Apalagi saat puasa, perut tidak akan mendapatkan asupan makanan selama hampir 14 jam. Ini tentu akan semakin membuat perut lebih sering bernyanyi.

Seperti yang dikutip dari laman detikhealth, perut yang berbunyi sebenarnya merupakan hasil dari proses mendorong makanan ini yaitu pergerakan antara benda padat, cairan chyme serta adanya gas dan udara. Perut yang berbunyi ini bisa terjadi sewaktu-waktu tidak hanya sebatas saat seseorang merasa lapar saja. Namun jika ada makanan di dalam perut atau usus kecil, maka bunyi yang dihasilkan akan sedikit lebih tenang dan pelan.

Bagaimana cara mencegah agar perut tidak bunyi saat siang hari ketika puasa?

loading...

Mengonsumsi makanan tepat untuk makan sahur bisa membantu mengatasi masalah perut bunyi ini. Berikut ini tips memilih makan sahur agar terhindar dari perut bunyi saat siang haru puasa Ramadhan :

1. Hindari makanan yang menghasilkan gas karena makanan ini akan memicu bunyi perut saat kosong, misalnya saja kol dan sawi. Juga hindari minuman bersoda yang mengandung banyak gas.

2. Hindari makanan berlemak seperti cokelat dan keju, mie instan dan ketan. Komposisi yang terkandung pada makanan tersebut sulit dicerna sehingga proses pencernaan lebih lama dan memicu timbulnya gas dalam saluran pencernaan. Struktur mie instan sendiri cepat mengembang dalam lambung sehingga dapat menghasilkan gas dalam saluran pencernaan di perut.

3. Makanlah dalam porsi sedikit-sedikit tapi banyak. Jangan langsung makan dalam jumlah yang besar agar bisa mengurangi gerak peristaltik pada perut. Selain itu, dengan memakan dalam porsi sedikit-sedikit juga akan membuat Anda bisa menikmati setiap makanan yang masuk ke dalam perut.

Loading...

Hasil pencarian:

agar perut berhenti bunyi, cara agar perut tidak bunyi saat lapar, cara agar perut tudak bunyi saat kelaparan
Tips Agar Perut Tidak 'Bernyanyi Keroncongan' Saat Puasa | inicarak | 4.5