Loading...

Tips Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saat Pergi Ibadah Haji dan Umrah

Kondisi cuaca dan iklim yang berbeda antara Indonesia dan Arab Saudi mutlak mengharuskan calon jamaah haji untuk melakukan penyesuaian kemampuan fisik guna melakukan segala aktivitas haji selama di Arab Saudi. Berbagai persiapan pun harus dilakukan baik itu selama di Indonesia dan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci agar proses ibadah haji dan umrah bisa berjalan dengan lancar tanpa gangguan.

Persiapan Sebelum Berangkat Haji dan Umrah

Berbagai aktivitas olahraga rutin atau aklimatisasi sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum berangkat. Misalnya saja dengan rutin berjalan kaki cepat, atau melakukan jogging ringan. Para calon jamaah haji dan umrah juga harus menjaga tubuh agar tidak terlalu lelah jelang hari keberangkatan ke Tanah Suci.

Sementara itu agar bisa melakukan aktivitas yang optimal disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing, maka jamaah harus menyusun rencana waktu dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Sangat dianjurkan juga untuk mengenal proses perjalanan ibadah haji selama di Arab Saudi dan juga kondisi alam di sana.

Satu hal penting yang tidak boleh terlewatkan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan kesehatan. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara cermat, baik itu dilakukan di Puskesmas atau dokter keluarga. Karena bila ternyata jamaah sakit menjelang keberangkatan, maka harus segera diobati.

Untuk jamaah haji dan umrah yang memiliki sakit menetap, misalnya menderita sakit gula, maka dokter akan memberikan bekal obat dan cara-cara mengelola sakitnya selama dalam perjalanan ibadah haji. Karena itu konsultasikan kondisi kesehatan anda sebelum berangkat dengan menjelaskan berbagai keluhan yang anda miliki tanpa ada yang disembunyikan.

Setelah di Tanah Suci, Selama Ibadah Haji dan Umrah

Jamaah harus memilih ibadah sunah sesuai kemampuan selama di Tanah Suci. Jangan memaksakan diri untuk melakukan ibadah sunah yang pada akhirnya justru membuat keteter saat melakukan rukun haji. Jamaah boleh saja melakukan umrah tapi harus dipertimbangkan kemampuan fisik. Karena itu, bila kondisi fisiknya kurang kuat, maka sebaiknya tidak terlalu sering umrah karena justru membuat kondisi tubuh malah drop.

Sebagai persiapan untuk menjalankan puncak ibadah haji berlangsung nantinya di Padang Arafah, maka jamaah ahrus menjaga stamina. Untuk menjaga kebugaran fisik selama di Tanah Suci bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi cukup makan dan juga cukup istirahat. Sambil melaksanakan ibadah yang tepat baik pagi, sore atau malam. Dari pada harus banyak jalan namun hanya sekedar untuk belanja oleh-oleh sepulang ibadah untuk keluarga di Indonesia, maka lebih baik untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh untuk menjalankan ibadah.

Jamaah dianjurkan untuk menjaga kamar tidur agar tetap lapang dan tidak berdesak-desakan, baik oleh orang atau barang. Karena dengan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup, hal itu bisa mengurangi kuman-kuman penyakit yang ada di kamar.

Jangan lupa untuk mengenali letak pos pelayanan kesehatan haji Indonesia dan juga mencatat nomor telepon yang bisa dihubungi. Karena bila sewaktu-waktu nanti jamaah merasa membutuhkan pertolongan kesehatan, maka bisa langsung menuju lokasi yang tepat tanpa harus dibingungkan untuk mencari-cari lokasi yang dituju. Jika sakit, maka berobatlah ke dokter kloter yang memiliki cukup perbekalan obat untuk jamaah.

Demikian tips bagaimana cara menjaga kesehatan baik itu sebelum berangkat maupun selama di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji sebagaimana yang dikutip dari laman Republika. Semoga bermanfaat.

loading...
Loading...

Hasil pencarian:

keluar lendir putih saat hamil 9 bulan, cara menghilangkan jerawat di dagu
Tips Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saat Pergi Ibadah Haji dan Umrah | inicarak | 4.5