Loading...

Waspadai Bahaya Krim Pembesar Payudara

Banyak wanita yang terobsesi untuk memiliki payudara yang besar. Namun tidak sedikit dari mereka yang takut bila harus melakukan operasi untuk membesarkan payudara dan akhirnya beralih dengan menggunakan krim pembesar payudara.

Ada banyak produk pembesar payudara yang diiklankan seolah memperlihatkan bahwa krim tersebut mempunyai keajaiban yang bisa memperbesar payudara atau melarutkan lemak dalam waktu sekejab. Namun perlu diketahui, bagaimanapun krim bisa memberikan penderitaan yang lebih besar.

Pengguna krim pembesar payudara bisa mengalami alergi bahan kimia yang tidak hanya akan merusak payudara wanita selamanya, namun juga akan meninggalkan efek samping seperti kanker dan komplikasi kardiologi. Karena itulah, bila memang ingin menggunakan krim pembesar payudara, gunakanlah krim pembesar payudara yang sudah memeiliki ijin BPOM.

loading...

Beberapa produk yang digunakan di luar bersama dengan terapi bisa bisa memengaruhi bentuk payudara, tapi biasanya itu akan membutuhkan waktu yang lebih lama, lebih dari satu bulan.

Pengguna merasa payudaranya membesar karena efek retensi air dari estrogen di dalam produk. Dan estrogen yang meningkat abnormal di dalam tubuh bisa memengaruhi siklus menstruasi seseorang serta meningkatkan risiko stroke dan pembekuan darah karena mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh.

Estrogen sintetik dikenal memiliki efek samping seperti kanker payudara atau kanker endometrium.

Sebuah penelitian pada 2013 menemukan wanita yang menggunakan terapi hormon menopause atau terapi penggantian hormon berisiko tinggi terkena kanker payudara. Terapi ini merupakan kombinasi estrogen dan progestin (bentuk progesteron yang dibuat di laboratorium) untuk membantu wanita mengatasi gejala menopause dan mencegah osteoporosis.

Payudara yang secara struktural kecil sulit untuk diperbaiki, tapi untuk payudara kecil yang disebabkan karena gizi yang rendah bisa ditingkatkan dengan asupan ikan, minyak zaitun, udang, susu, dan produk lainnya yang mengandung phytoestrogen dalam jumlah tinggi seperti produk kedelai, buah-buahan, dan sayuran yang antioksidannya tinggi, karoten, serta selenium seperti bawang putih, wortel, tomat, kubis, dan kembang kol.

Beberapa latihan seperti push up, perahu dayung atau berenang gaya dada juga bisa meningkatkan ukuran payudara.

Loading...

Hasil pencarian:

apakah menggunakan cream pembesar payudara itu beresiko, bahayakah pakai krim pembesar payudara
Waspadai Bahaya Krim Pembesar Payudara | inicarak | 4.5